Harga Emas Kembali Bersinar Menjelang Data Consumer Price Index
Harga Emas (XAU/USD) memulihkan penurunan awal mingguan dan naik untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan di $2.680-an pada hari Rabu, setelah rilis Indeks Harga Produsen (IHP) Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari prakiraan pada hari sebelumnya memicu penurunan substansial dalam imbal hasil AS. Ekspektasi pasar sekarang lebih tinggi terhadap Indeks Harga Konsumen (IHK) AS lebih lemah pada Rabu ini juga. Pembacaan yang lebih lemah akan menguntungkan Emas untuk naik lebih tinggi.
Pound Sterling Bangkit saat Inflasi Inggris yang Lemah
Pound Sterling (GBP) bangkit kembali pada sesi London hari Rabu setelah bereaksi liar pasca rilis laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris untuk Desember, yang mengungkapkan bahwa tekanan inflasi tumbuh secara moderat. Laporan IHK menunjukkan bahwa inflasi tahunan secara tak terduga naik pada laju yang lebih lambat yaitu 2,5% dibandingkan 2,6% pada November. Para ekonom memprakirakan data inflasi naik ke 2,7%.
Dolar AS Datar Jelang Rilis Indeks Harga Produsen
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan datar dan berada tepat di bawah 110,00 pada hari Selasa, memperpanjang koreksi hari sebelumnya dari tertinggi lebih dari dua tahun 110,18. Penggerak utama muncul setelah sumber di pemerintahan Presiden terpilih Donald Trump yang akan datang mengungkapkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan penerapan tarif yang sangat lambat dari bulan ke bulan untuk menghindari kejutan inflasi, Bloomberg melaporkan. Penggerak kedua muncul dari berita tentang kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh AS antara Hamas dan Israel, yang didukung oleh Presiden AS saat ini Joe Biden dan Presiden terpilih Donald Trump.