Harga Emas Menuju All Time High Terbaru di masa komentar Trump Terhadap Tiongkok
Emas naik mendekati rekor tertinggi akhir pekan lalu setelah Donald Trump mengisyaratkan pendekatan yang kurang agresif terhadap Tiongkok. Dalam wawancara TV minggu lalu Trump mengatakan dia 'lebih suka tidak harus menggunakan' tarif terhadap Tiongkok. Komentarnya membebani Dolar AS (USD) dan mengangkat harga Emas lebih tinggi. Meskipun pembaruan penguatan USD pagi ini setelah eskalasi antara AS dan Kolombia memberikan beberapa hambatan pada Emas dalam perdagangan pagi hari.
Emas Melanjutkan Rally saat Trump Memberikan Ketidakpastian Ekonomi
Harga Emas (XAU/USD) melonjak lebih tinggi dan diperdagangkan di $2.774 pada saat penulisan pada hari Jumat setelah Presiden AS Donald Trump memberikan kejutan dengan komentar sehari sebelumnya yang meragukan penerapan tarif pada Tiongkok. Komentar tersebut muncul setelah Trump melakukan percakapan telepon dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Sementara itu, imbal hasil AS mundur setelah Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.
USDJPY Bertahan di Atas 156,00 Menjelang Data AS
Yen Jepang (JPY) menarik beberapa penjual dalam perdagangan harian setelah menyentuh level tertinggi empat pekan terhadap Dolar AS pada Kamis pagi ini, meskipun penurunannya tetap terbatas di tengah spekulasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) pekan depan. Selain itu, tanda-tanda melebarnya tekanan inflasi di Jepang mendukung prospek pengetatan kebijakan BoJ lebih lanjut, mendorong imbal hasil obligasi Pemerintah Jepang (JGB) ke level tertinggi multi-tahun. Sebaliknya, imbal hasil obligasi pemerintah AS mundur tajam pada hari Rabu sebagai reaksi terhadap data inflasi AS yang terkendali. Penyempitan perbedaan imbal hasil AS-Jepang terus menopang JPY.