Harga Emas Memulihkan Penurunan Sore Ini, Meskipun Early Close Karena Thanksgiving
Harga emas (XAU/USD) membalikkan penurunan perdagangan harian ke area $2.620 dan naik ke ujung atas kisaran hariannya menjelang sesi Eropa pada hari Kamis. Kekhawatiran tentang ancaman tarif dari Presiden AS terpilih Donald Trump dan risiko geopolitik yang terus-menerus yang berasal dari konflik Rusia-Ukraina yang memburuk terus bertindak sebagai pendorong bagi logam mulia yang merupakan safe haven. Selain itu, taruhan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga lagi pada bulan Desember ternyata menjadi faktor lain yang memberikan sedikit dukungan bagi logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.
Seluruh Trader Market Futures Fokus Terhadap Keputusan FOMC Malam Ini
Pada pertemuan kebijakan bulan November, Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bp) ke kisaran 4,5%-4,75%. Dalam pernyataan kebijakan tersebut, bank sentral AS melakukan sedikit penyesuaian dengan mengatakan inflasi "membuat kemajuan" menuju target The Fed, dibandingkan dengan "membuat kemajuan lebih lanjut" pada pernyataan sebelumnya. Selain itu, The Fed mencatat bahwa inflasi PCE inti telah menunjukkan sedikit perubahan selama tiga bulan terakhir.
Harga Emas Menemukan Support Yang Kuat di Area 2600 per troy ounce
Harga emas (XAU/USD) anjlok lebih dari 3% pada hari Senin dan mengikis sebagian besar kenaikan kuat pekan lalu, yang menandai kinerja mingguan terbaik sejak Maret 2023. Nominasi Scott Bessent sebagai Menteri Keuangan AS, ditambah dengan laporan bahwa Israel hampir mencapai gencatan senjata dengan kelompok militer Hizbullah di Lebanon, memicu gelombang baru perdagangan berisiko global. Hal ini membayangi pelemahan Dolar AS (USD) dan membebani logam mulia.