Ketidakpastian BoJ Membatasi Kenaikan Pair USD/JPY
Yen Jepang (JPY) tetap unggul terhadap Dolar AS selama sesi Asia pada hari Selasa, meskipun tidak memiliki keyakinan bullish di tengah keraguan atas kemampuan Bank of Japan (BoJ) untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut. Investor sekarang tampaknya yakin bahwa meningkatnya ketidakpastian politik di Jepang dapat membatasi BoJ untuk memperketat kebijakan moneternya. Ini, bersama dengan sentimen bullish yang mendasari seputar pasar ekuitas, terus menghambat safe-haven JPY.
Imbal Hasil Obligasi AS Mendorong Harga Emas Pullback ke 2650
Harga Emas (XAU/USD) mempertahankan nada penawaran jual yang berat sepanjang awal sesi Eropa pada hari Senin, meskipun berhasil bertahan di atas level $2.650 dan mempertahankan Simple Moving Average (SMA) 100-periode pada grafik 4-jam. Nominasi Scott Bessent sebagai Menteri Keuangan AS menjernihkan titik ketidakpastian utama bagi pasar. Hal ini, bersama dengan laporan bahwa Israel hampir mencapai gencatan senjata dengan kelompok militer Hizbullah di Lebanon, meningkatkan keyakinan investor dan ternyata menjadi faktor utama yang melemahkan permintaan safe haven logam mulia.
Emas Bertahan di Atas $2.700 Dolar AS melemah dan Risiko Geopolitik
Harga Emas (XAU/USD) melonjak ke sekitar $2.720 selama awal sesi Asia hari Senin. Aksi jual Dolar AS (USD) memberikan beberapa dukungan pada harga Emas dalam mata uang USD. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik terus mendukung aset-aset safe haven seperti logam mulia ini.